Wednesday, May 2, 2018

Penyakit Maag

 Pengertian Sakit Maag

Sakit maag (indigestion) adalah istilah yang menggambarkan nyeri yang berasal dari lambung, usus halus, atau bahkan kerongkongan akibat sejumlah kondisi. Sebutan lain sakit maag adalah dispepsia.


Sakit maag bisa disebabkan oleh banyak hal, di antaranya akibat luka terbuka yang muncul di lapisan dalam lambung (tukak lambung), infeksi bakteri Helicobacter pylori, efek samping penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), dan stres.


 

Adapun Gejala Gejalanya sebagai berikut :

1.Rasa panas pada perut bagian atas
2.Cepat merasa kenyang ketika makan dan rasa kenyang berkepanjangan setelah makan
3.Mual
4.Kembung pada perut bagian atas
5.Muntah



Meskipun sebagian besar sakit maag bisa ditangani tanpa perlu berkonsultasi kepada dokter, namun pemeriksaan dokter medis tetap perlu dilakukan jika sakit maag disertai dengan Anda menjadi sering muntah, Anda menjadi sulit menelan dan mengalami penurunan berat badan, serta jika Anda dan telah menginjak berusia 55 tahun ke atas.





Jika Anda terbukti sakit maag, maka dokter akan meresepkan obat. Beberapa contoh obat yang bisa digunakan untuk mengatasi sakit maag adalah antasida, antagonis reseptor H2 (H2RA), penghambat pompa proton (PPI), alginat, antibiotik, prokinetik, dan obat antidepresan.

Cara mengatasinya sebagai berikut :

1. Jaga berat badan agar tetap sehat
2. Jaga tidur Anda dengan menyesuaikan posisi tidur Anda
3. Hindari mengenakan pakaian ketat, terutama di daerah pinggang Anda
4. Ada beberapa makanan yang bisa memicu sakit maag dan harus Anda hindari
5. Mengunyah permen karet

Penyebab dari penyakit Maag sendiri adalah :

1.Tukak Lambung
2. Infeksi bakteri
3.Masalah Psikolog
4.Terlalu Banyak Makan
5.Obesitas



Sakit maag termasuk penyakit umum di Indonesia. Menurut data yang dilakukan di beberapa pusat endoskopi di Indonesia terdapat sekitar 7000 kasus maag dengan 86,4 persen dari jumlah tersebut merupakan dispepsia fungsional. Dispepsia fungsional merupakan kondisi sakit maag yang tidak diketahui penyebabnya.

Sekian dari kami  semoga artikel ini dapat bermanfaat...


No comments:

Post a Comment